Tradisi Pemamanan dalam Masyarakat Alas Kutacane: Analisis Historis dan Nilai-Nilai Keislaman
Keywords:
Pemamanan, Masyarakat Alas, Nilai-Nilai Keislaman, Maqāṣid Syarī'ah, Modal SosialAbstract
Tradisi pemamanan merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Alas Kutacane yang tetap dipertahankan sebagai bagian dari sistem kekerabatan dan mengandung nilai-nilai yang selaras dengan ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis sejarah perkembangan tradisi pemamanan serta mengkaji integrasi nilai-nilai keislaman yang terkandung dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dokumen adat, dan penelitian terdahulu, kemudian dianalisis melalui reduksi data, klasifikasi, content analysis, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi pemamanan tidak hanya berfungsi sebagai prosesi adat, tetapi juga memperkuat sistem kekerabatan melalui peran paman sebagai figur yang memiliki tanggung jawab moral dan sosial. Tradisi ini mengintegrasikan nilai silaturahmi, tanggung jawab keluarga, ta'āwun, keadilan, dan perlindungan keluarga yang selaras dengan prinsip maqāṣid syarī'ah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tradisi pemamanan merupakan mekanisme penguatan ketahanan keluarga dan modal sosial masyarakat Alas yang tetap relevan dengan nilai-nilai Islam.
References
Aditia, R. K., Sembiring, R., Sembiring, I. A., & Maria. (2024). Pergeseran Larangan Perkawinan Semarga dalam Masyarakat Adat Alas di Desa Batu Mbulan Kabupaten Aceh Tenggara. Journal of Law and Policy Review, 2(1). https://doi.org/10.34007/jlpr.v2i1.449
Amri, A., & Nasir, M. (2018). Implikasi Sistem Kekerabatan Patrilineal terhadap Kewarisan Anak Perempuan dalam Suku Adat Alas (Studi Kasus di Kabupaten Aceh Tenggara). Tahqiqa: Jurnal Pemikiran Hukum Islam, 12(1). https://doi.org/10.61393/tahqiqa.v12i1.129
Bain, M. N., & Mubarokah, A. (2024). Peran Keluarga Dalam Pendidikan Islam. Mantap: Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Dan Pendidikan, 1(2), 84–88.
Bintang, R. U., Nugraha, M. A., & Azis, A. (2024). Peran Adat Alas dalam Perkembangan Kaum Muda di Aceh Tenggara. Polyscopia, 1(1). https://doi.org/10.57251/polyscopia.v1i1.1236
Dermawan, W., & Puspitawati. (2019). Makna Kuda dalam Tradisi Upacara Pernikahan Suku Alas di Aceh Tenggara. Anthropos: Jurnal Antropologi Sosial Dan Budaya, 5(1), 40–50. https://doi.org/10.24114/antro.v5i1.13097
Deva, D. H., Arifin, A., & Chalid, I. (2021). Tangis Tukhunen sebagai Medium Komunikasi Tradisional dalam Prosesi Adat Pernikahan Suku Alas di Aceh Tenggara. Aceh Anthropological Journal, 5(2). https://doi.org/10.29103/aaj.v5i2.4781
Fitrah, J., & Astuti, M. (2024). Ketentuan Adat Alas di Aceh Tenggara tentang Perkawinan Semarga. EduYustisia, 2(3). https://doi.org/10.30651/ey.v2i3.20072
Hadikusuma, H. (2018). Pengantar Ilmu Adat Indonesia. Mandar Maju.
Harinawati, & Meliza, R. (2022). Potret Pemamanan pada Akulturasi Budaya Alas dan Gayo. Aceh Anthropological Journal, 6(2). https://doi.org/10.29103/aaj.v6i2.9119
Jadidah, A. (2021). Konsep Ketahanan Keluarga dalam Islam. Maqashid: Jurnal Hukum Islam, 4(3), 63–77. https://doi.org/10.35897/maqashid.v4i2.723
Misran. (2020). Eksistensi Hukum Adat Gayo dalam Menyelesaikan Perkara di Kutacane Aceh Tenggara. Legitimasi: Jurnal Hukum Pidana Dan Politik Hukum, 9(1), 67–89. https://doi.org/10.22373/legitimasi.v9i1.7327
Mulya, R., Rohani, L., & Naldo, J. (2025). Akulturasi Budaya dalam Ritual Pemamanan: Tradisi dan Identitas Masyarakat Alas di Aceh Tenggara. Local History Dan Heritage, 5(1), 17–22. https://doi.org/10.57251/lhh.v5i1.1627
Mz, M. C. (2020). Tradisi Pemamanen “Paman” pada Masyarakat Alas di Aceh Tenggara: Kajian Antropolinguistik. Medan Makna: Jurnal Ilmu Kebahasaan Dan Kesastraan, 18(2). https://doi.org/10.26499/mm.v18i2.2351
Mz, M. C., Sibarani, R., & Dardanila. (2021). Tradition of Pemamanen “Uncle” of the Alas Community in Aceh Tenggara District: An Anthropolinguistic Study. BIRCI-Journal, 4(1), 986–998. https://doi.org/10.33258/birci.v4i1.1700
Nasution, M. S. A. (2019). Hukum Adat dan Islam di Nusantara. Perdana Publishing.
Permata, P. R. (2024). Komunikasi Antarbudaya Dalam Tradisi Pemamanan Khitanan (Stufi Etnografi Komunikasi Antarbudaya dalam Tradisi Pemamanan Khitan di Kampung Melayu Kota Kutacane). Universitas Medan Area.
Pinem, R. H., Batubara, A. K., & Ali, M. N. (2023). Nilai-Nilai Islam dalam Tradisi Adat Budaya Suku Alas di Kabupaten Aceh Tenggara. Warisan: Journal of History and Cultural Heritage, 4(3), 132–137. https://doi.org/10.34007/warisan.v4i3.1997
Puspita, I. S., Amelia, A. P., & Junaidi, A. (2025). Prinsip Keadlian dan Keseimbangan dalam Hubungan Industrial: Tinjauan Hukum Islam. JMA: Jurnal Media Akademik, 3(7), 1–16. https://doi.org/10.62281
Sekedang, A. S., Sitorus, M., Tanjung, I., Ardiansyah, A. T., Pasaribu, M. P., & Harahap, S. (2022). Sejarah dan Tradisi Budaya Masyarakat Alas di Kabupaten Aceh Tenggara. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1). https://doi.org/10.31004/jptam.v6i1.2834
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Susanto, F., Rachmad, D., & Yusuf, A. M. (2023). Optimalisasi Program Ta ’ awun dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Masjid. PJIEFAS: Postgraduated Journal of Islamic Economics, Finances and Accounting Studies, 2(2), 217–259. https://doi.org/10.30993/irtiqo
Titarani, R. D., Setyaningsih, S. A., Kamila, R., Mangkurat, U. L., & Juli-desember, E. (2024). Konsep silaturahmi sebagai bentuk persatuan dalam bangsa indonesia. Islamologi: Jurnal Ilmiah Keagamaan, 1(2), 1–10.
Tsalitsah, I. M. (2024). Internalisasi Nilai-Nilai Maqashid Syariah Dalam Psikoterapi Keluarga Muslim. Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam, 13(2), 189–205. https://doi.org/10.30651/mqs.v13i2.27444
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.








